Pencarian

Minggu, 26 September 2010

Komponen Sistem Komputer

A. Pemroses
Pemroses berfungsi melakukan pengolahan data dan pengendalian operasi komputer. Pemroses melakukan operasi komputasi dan operasi logik, serta mengendalikan aliran data berdasarkan instruksi-instruksi dari memori dan mengeksekusi instruksi-instruksi yang diambil. Eksekusi pemroses dituntun oleh Clock. Clock bertugas mengsinkronisasikan seluruh elemen komputer.

Operasi-operasi yang terdapat di pemroses yaitu Operasi Aritmatika, Operasi Logika, dan Operasi Pengendalian. Pemroses terdiri dari 3 komponen :
1. CU (Control Unit)
Berfungsi mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem komputer.
2. ALU (Aritmetic Logical Unit)
Berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika
3. Register-register
Membantu pelaksanaan operasi pemroses sebagai tempat operand-operand dari operasi yang akan dilakukan oleh pemroses.

B. Memori
Memori berfungsi menyimpan data dan program. Hierarki memori berdasarkan kecepatan akses yaitu :
  • Register
  • Chace Memory
  • Main Memory
  • Disk Chace
  • Magnetic Disk
  • Magnetic Tape
Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses membaca instruksi dan data dari memori utama. Kecepatan pengambilan dari memori utama akan meningkatkan kinerja sistem. Untuk itu terdapat konsep memori dua level yang terbukti ampuh meningkatkan kinerja komputer, yaitu data atau instruksi sebaiknya ditampung lebih dahulu pada memori berkecepatan akses lebih tinggi. Konsep dua level ini diimplementasikan berupa Chace Memory dan Buffering.

Chace Memory adalah memori di antara memori utama dan register pemroses. Dengan adanya chace memory, pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama melainkan mengacu pada chace memori yang berkecepatan akses lebih tinggi. Buffering adalah bagian memori utama yang difungsikan menampung data yang akan ditransfer dari/ke perangkat masukan/keluaran dan penyimpanan sekunder. Buffering
dapat mengurangi frekuensi pengaksesan dari/ke perangkat masukan/keluaran dan penyimpanan sekunder sehingga meningkatkan kinerja sistem.

C. Perangkat Masukan/Keluaran
Berfungsi memindahkan data antara komputer dan lingkungan eksternal, antara lain :
1. Perangkat penyimpanan sekunder
2. Perangkat komunikasi
3. Terminal
4. Dan sebagainya
D. Interkoneksi Antar Komponen
Merupakan struktur dan mekanisme untuk menghubungkan ketiga komponen di atas. Komponen interkoneksi ini tidak hanya berupa perkawatan secara fisik tapi termasuk juga tata cara atau aturan (protokol) komunikasi di antara elemen-elemen terhubung yang berkomunikasi (ISA dan PCI).

Interkoneksi antarkomponen disebut Bus. Bus terdiri dari 3 macam, yaitu :
1. Bus Alamat (Address Bus)
  • Bersifat satu arah.
  • Memberikan alamat dari memori atau port yang hendak diakses.
  • Berisi 16, 20, 24 jalur sinyal pararel atau lebih.
  • Jika pemroses memiliki N jalur alamat maka pemroses dapat mengalamati 2 pangkat N (2N) lokasi memori dan/atau port secara langsung.
2. Bus Data (Data Bus)
  • Jalur ini bersifat dua arah.
  • Digunakan untuk membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port.
  • Berisi 8, 16, 32 jalur sinyal pararel atau lebih.
3. Bus Kendali (Control Bus)
  • Jalur ini bersifat dua arah.
  • Berisi 4-10 jalur sinyal pararel.
  • CPU mengirim sinyal-sinyal pada bus kendali untuk memerintahkan memori atau port, serta CPU menerima status dan sinyal balik memori atau port.
  • Sinyal bus kendali antara lain :
- Memory Read : untuk memerintahkan pembacaan memori
- Memory Write : untuk memerintahkan penulisan memori
- I/O read : untuk memerintahkan pembacaan port
- I/O write : untuk memrintahkan penulisan port



Gambar 1 : Skema Dasar Sistem Komputer

E. Eksekusi Instruksi
Ada 2 tahap pengolahan instruksi, yaitu :
1. Pemroses membaca instruksi dari memori (fetch).
2. Pemroses mengeksekusi instruksi (execute).
Eksekusi program berisi pengulangan fetch dan execute. Eksekusi instruksi dapat melibatkan beberapa operasi lebih dasar dan bergantung sifat instruksi.
Mode eksekusi berkaitan dengan kewenangan jenis program yang dijalankan :
 Mode eksekusi untuk program bagian dari sistem operasi
 Mode eksekusi untuk program pemakai, atau program yang bukan bagian dari sistem operasi

Sumber :
Sistem Operasi/Graha Ilmu/2007/Bambang Hariyanto, Ir., MT.

Rabu, 25 Agustus 2010

CMnet Jejaring Sosial Muslim yang Kian Eksis

CMnet situs jejaring sosial Muslim Indonesia, yang diciptakan Dolla Indra (25), pemuda Agam Sumatera Barat, sejak dirilis pada 6 Agustus 2010 kian eksis dengan mendapat perhatian luas pengguna situs pertemanan di dunia maya.

"Sejak dirilis 6 Agustus 2010 CMnet sudah memiliki 3.700 member yang berasal dari Indonesia, Amerika Serikat, Malaysia, Hong Kong, Mesir, Kuwait, Eropa serta dikunjungi 5.894.954 kali," kata pencipta CMnet, Dolla Indra, di Padang Minggu (22/8).

Saat ini, sedang dilakukan upgrade CMnet guna mengantisipasi terjadinya serangan peretas agar server CMnet menjadi lebih kuat dan stabil.

Ia mengatakan, sejak dirilis, CMnet tidak hanya mendapat sambutan positif di dunia maya namun juga ada pihak yang berusaha untuk membobol dan melumpuhkan situs itu.

"Tidak kurang dari 5.000 kali tercatat upaya untuk membobol CMnet," kata dia.

Bahkan, lanjutnya, serangan terparah pernah menyebabkan server CMnet mati total sehingga tidak bisa diakses selama beberapa jam pada (14/8) lalu.

"Namun Alhamdulillah itu bisa diatasi sehingga CMnet bisa bertahan hingga hari ini dan semakin banyak dikunjungi," katanya.

Menurut dia, CMnet bukan saingan dari situs jejaring sosial yang telah ada. CMnet hanyalah alternatif bagi yang menginginkan suasana yang berbeda dari situs jejaring sosial. (Ant/OL-9)

CMnet Jejaring Sosial Muslim yang Kian Eksis